Cara Membagi Harta Gono-Gini
Cara Membagi Harta Gono-Gini Saat Perceraian di Bantul
Pembagian harta gono-gini sering menjadi persoalan paling sensitif ketika pasangan memutuskan untuk bercerai. Selain menimbulkan tekanan emosional, masalah ini juga memerlukan pemahaman hukum yang tepat agar prosesnya berjalan adil. Karena itu, penting bagi setiap pasangan untuk mengetahui aturan dan
langkah yang benar saat membagi harta bersama.
Konsultasi GRATIS, KLIK DI SINI !
Hubungi : 0821-3683-8453
Apa Itu Harta Gono-Gini?
Harta gono-gini adalah seluruh aset yang pasangan peroleh setelah menikah. Mulai dari tanah, rumah, kendaraan, hingga tabungan, semuanya termasuk dalam kategori harta bersama selama tidak ada perjanjian kawin yang mengatur secara berbeda. Dengan memahami hal ini, pasangan dapat menilai lebih jelas mana saja aset yang harus dibagi.
Dasar Hukum Pembagian Harta
Aturan pembagian harta gono-gini merujuk pada:
UU Perkawinan Pasal 35–37,
Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 85–97, dan
Putusan Mahkamah Agung yang mempertegas pembagian secara merata.
Ketentuan tersebut menegaskan bahwa pasangan membagi harta bersama secara setara, kecuali salah satu pihak membuktikan bahwa aset tertentu termasuk harta pribadi. Oleh karena itu, bukti kepemilikan menjadi unsur yang sangat penting.
Cara Membagi Harta Gono-Gini Saat Perceraian di Bantul
1. Catat Seluruh Aset yang Dimiliki
Langkah pertama adalah membuat daftar lengkap seluruh harta yang pasangan peroleh selama pernikahan. Agar prosesnya lebih rapi, sertakan dokumen seperti sertifikat tanah, BPKB, dan rekening bank.
2. Bedakan Harta Bawaan dan Harta Bersama
Harta bawaan berasal dari sebelum pernikahan, sedangkan harta gono-gini muncul setelah menikah. Untuk menghindari sengketa, sertakan bukti yang menunjukkan asal-usul setiap aset.
3. Ajukan Gugatan Harta Bersama
Di Bantul, Anda dapat mengajukan gugatan harta bersama di:
Pengadilan Agama Bantul bagi pasangan Muslim,
Pengadilan Negeri bagi non-Muslim.
Anda dapat mengajukannya bersamaan dengan gugatan cerai atau setelah putusan cerai inkracht. Dengan langkah ini, proses pembagian menjadi lebih terstruktur.
4. Sertakan Bukti yang Kuat
Bukti yang kuat membantu hakim menentukan porsi pembagian dengan lebih cepat. Contohnya, sertifikat rumah, bukti transfer, mutasi rekening, dan dokumen pembelian aset. Semakin lengkap buktinya, semakin mudah Anda menunjukkan kontribusi masing-masing pihak.
5. Tempuh Jalan Damai jika Memungkinkan
Musyawarah sering menjadi pilihan yang lebih baik. Selain lebih cepat, kesepakatan bersama juga menghemat biaya dan mengurangi ketegangan. Jika kedua pihak mencapai kata sepakat, prosesnya menjadi jauh lebih sederhana.
6. Gunakan Bantuan Pengacara
Sengketa harta gono-gini sering kali rumit, terutama jika banyak aset terlibat atau salah satu pihak menolak pembagian. Untuk menghindari kesalahan prosedur, Anda sebaiknya meminta bantuan pengacara yang memahami teknis pembagian harta bersama.
Butuh Bantuan Mengurus Harta Gono-Gini di Bantul?
Hallo Pengacara siap mendampingi Anda mengelola proses pembagian harta gono-gini secara resmi,
cepat, dan profesional.
📞 0821-3683-8453 (Call/WhatsApp)
Konsultasi awal GRATIS.